Kredit Perbankan Melaju, BI Catat Tumbuh 13,58% pada Juli 2026
AdminNM-Newsmaker.id
Kamis, 20 Agustus 2026 - 11.46

Sumber: Newsmaker.id
Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit perbankan terus meningkat pada Juli 2026. Kredit perbankan tumbuh 13,58% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Juni 2026 yang sebesar 12,67%.
Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan peningkatan intermediasi perbankan tersebut didukung oleh ketahanan industri perbankan yang tetap terjaga. Kondisi ini menunjukkan fungsi penyaluran kredit bank masih berjalan kuat di tengah dinamika ekonomi.
Pertumbuhan kredit juga sejalan dengan kondisi likuiditas dalam sistem perekonomian yang masih memadai. BI mencatat pertumbuhan uang primer atau M0 pada Juli 2026 mencapai 18,3% secara tahunan, terutama didorong oleh pertumbuhan giro bank umum sebesar 22,4% dan uang kartal sebesar 15,1%.
Untuk terus mendorong penyaluran kredit, BI memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial atau KLM. Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan kredit atau pembiayaan perbankan ke sektor-sektor prioritas yang dinilai penting bagi pertumbuhan ekonomi.
Hingga minggu pertama Agustus 2026, insentif KLM yang diperoleh perbankan mencapai Rp446,5 triliun. Dari jumlah tersebut, alokasi melalui financing channel mencapai Rp368,4 triliun, interest rate channel sebesar Rp73,2 triliun, dan financing to funding channel sebesar Rp4,9 triliun.
BI juga menyiapkan KLM Pendalaman Pasar Uang atau KLM PPU yang mulai berlaku pada 1 September 2026. Insentif ini diberikan paling tinggi 2% dari dana pihak ketiga dan akan menggantikan interest rate channel serta financing to funding channel. Dalam penyempurnaan tersebut, total insentif KLM yang dapat diterima bank dinaikkan menjadi paling tinggi 6% dari DPK, dari sebelumnya 5,5%.