Trending

Harga Daging Ayam Menguat, Permintaan Domestik Mulai Pulih

AdminNM-Newsmaker.id

Kamis, 30 Juli 2026 - 15.50

Harga Daging Ayam Menguat, Permintaan Domestik Mulai Pulih

Source: Newsmaker.id

Newsmaker.id - Harga daging ayam ras segar di tingkat pedagang eceran nasional tercatat berada di kisaran Rp39.100 per kilogram berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Pergerakan tersebut menunjukkan harga ayam mulai menguat setelah sebelumnya mengalami tekanan akibat lemahnya permintaan di sejumlah daerah.

Kenaikan harga di tingkat konsumen sejalan dengan membaiknya harga ayam broiler di tingkat peternak. Badan Pangan Nasional mencatat rata-rata harga ayam hidup mencapai Rp22.477 per kilogram pada 21 Juli 2026, naik 2,68% dibandingkan sepekan sebelumnya. Pemulihan terjadi setelah aktivitas sekolah dan program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan sehingga permintaan ayam meningkat.

Dari sisi pasokan, produksi daging ayam nasional masih relatif mencukupi. Bapanas memperkirakan produksi daging ayam ras sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai sekitar 2,93 juta ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan nasional sekitar 2,34 juta ton. Kondisi surplus tersebut membuat kenaikan harga diperkirakan tetap terkendali selama distribusi berjalan lancar.

Pemerintah juga terus mengawal harga ayam hidup agar tidak kembali jatuh dan merugikan peternak. Pelaku industri sebelumnya berkomitmen menjaga harga pembelian ayam hidup minimal Rp19.500 per kilogram serta meningkatkan penyerapan melalui rumah potong unggas. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara keuntungan peternak, keberlanjutan produksi, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Dampak

Kenaikan harga memberikan sentimen positif bagi peternak karena membantu memperbaiki margin usaha setelah harga ayam sempat berada di bawah biaya produksi. Bagi konsumen, harga berpotensi tetap bergerak stabil hingga menguat terbatas apabila permintaan dari sekolah, rumah tangga, dan program Makan Bergizi Gratis terus meningkat.

Namun, surplus produksi nasional dapat menjadi penahan lonjakan harga yang terlalu tinggi. Pemerintah perlu memastikan distribusi dan penyerapan ayam berjalan merata agar harga di tingkat peternak tetap layak tanpa menimbulkan tekanan berlebihan terhadap daya beli masyarakat.(CP)

Bagikan: