Laba BCA Naik Tipis 1,57% Jadi Rp35,25 Triliun
AdminNM-Newsmaker.id
Jumat, 14 Agustus 2026 - 21.46

Source: Newsmaker.id
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil menjaga kinerja selama tujuh bulan pertama 2026. Hingga Juli 2026, BCA mencatat laba bersih secara bank only sebesar Rp35,25 triliun, tumbuh tipis 1,57% secara tahunan.
Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan pendapatan bunga bersih atau net interest income yang naik terbatas 0,33% secara tahunan menjadi Rp46,7 triliun. Pendapatan bunga BCA tumbuh 1,48% menjadi Rp54,59 triliun, sementara beban bunga naik lebih tinggi sebesar 8,85% menjadi Rp7,88 triliun.
Dari sisi operasional lainnya, beban impairment BCA turun tipis 0,26% menjadi Rp1,9 triliun. Pendapatan komisi, provisi, fee, dan administrasi juga tumbuh positif 8,37% menjadi Rp11,89 triliun. Selain itu, keuntungan dari penjualan aset keuangan melonjak 101,57% menjadi Rp1,65 triliun.
Namun, BCA mencatat kerugian dari penurunan nilai wajar aset keuangan sebesar Rp92,89 miliar, berbalik dari posisi untung Rp575,45 miliar pada tahun sebelumnya. Meski demikian, laba operasional bank masih mampu tumbuh 1,4% secara tahunan menjadi Rp35,25 triliun.
Dari sisi intermediasi, kredit BCA secara bank only menembus Rp1.000,88 triliun atau tumbuh 8,38% secara tahunan. Total aset bank naik 7,44% menjadi Rp1.575,89 triliun, sementara dana pihak ketiga tumbuh 8,15% menjadi Rp1.256,72 triliun. Dengan realisasi tersebut, rasio loan to deposit ratio BCA berada di level 79,64%, relatif stabil dibandingkan 79,47% pada tahun sebelumnya.