Indah Kiat (INKP) Kiat Siapkan Obligasi dan Sukuk Rp2,76 Triliun
AdminNM-Newsmaker.id
Kamis, 20 Agustus 2026 - 12.15
.jpg)
Source: Newsmaker.id
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) akan menerbitkan obligasi dan sukuk berkelanjutan dengan total nilai nominal Rp2,76 triliun serta US$9,55 juta. Penerbitan efek tersebut dilakukan oleh emiten kertas Grup Sinar Mas untuk memperkuat pendanaan melalui pasar modal.
Berdasarkan pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, penerbitan tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan VI Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2026, Obligasi USD Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2026, serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2026.
Dalam prospektus, INKP menyebut tanggal efektif penerbitan telah diperoleh pada 13 Maret 2026. Masa penawaran umum dijadwalkan pada 28–31 Agustus 2026, dengan tanggal penjatahan pada 1 September 2026. Pengembalian uang pemesanan serta distribusi obligasi dan sukuk secara elektronik dijadwalkan pada 3 September 2026, sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia dilakukan pada 4 September 2026.
Untuk obligasi berdenominasi rupiah, INKP menerbitkan Seri A senilai Rp1,38 triliun dan Seri B sebesar Rp214,17 miliar. Obligasi Seri A menawarkan bunga tetap 10% per tahun dengan jatuh tempo pada 3 September 2029, sedangkan Seri B menawarkan bunga tetap 10,5% per tahun dengan jatuh tempo pada 3 September 2031. Pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama pada 3 Desember 2026.
INKP juga menerbitkan obligasi berdenominasi dolar AS yang terdiri atas Seri A senilai US$8,13 juta dan Seri B sebesar US$1,42 juta. Obligasi USD Seri A memiliki bunga tetap 6,75% per tahun dan jatuh tempo pada 3 September 2029, sedangkan Seri B menawarkan bunga 7,25% per tahun dengan jatuh tempo pada 3 September 2031. Pembayaran bunga kedua seri obligasi dolar AS tersebut juga dilakukan setiap tiga bulan.
Selain obligasi, INKP menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 dengan total nilai nominal Rp1,17 triliun. Sukuk tersebut terbagi menjadi Seri A senilai Rp443,03 miliar dengan jatuh tempo pada 3 September 2029 dan Seri B senilai Rp727,19 miliar dengan jatuh tempo pada 3 September 2031. Berbeda dengan obligasi, kedua seri sukuk memiliki imbal hasil floating atau variabel, dengan pembayaran imbal hasil setiap tiga bulan dan pembayaran pertama pada 3 Desember 2026.