Harga Jagung Melonjak di atas HAP
AdminNM-Newsmaker.id
Rabu, 29 April 2026 10.38

Source: Newsmaker.id
Harga jagung di tingkat peternak melonjak di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) Rp5.800 per kilogram, hingga mencapai Rp6.758 per kilogram per (27/04). Merespons kondisi tersebut, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan program stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP jagung pakan mulai bergulir pekan ini.
Direktur SPHP Bapanas, Maino Dwi Hartono, mengatakan penugasan kepada Perum Bulog telah diterbitkan. Program ini menyasar lebih dari 5.000 peternak mikro, kecil, dan menengah di 26 provinsi, dengan total populasi sekitar 53 juta ekor unggas.
Total alokasi SPHP jagung pakan tahun ini mencapai 242 ribu ton dan dapat berlangsung hingga akhir 2026. Pada tahap awal, penyaluran dilakukan sebesar 213,1 ribu ton, sementara sisa sekitar 28,8 ribu ton disiapkan untuk tambahan usulan peternak baru.
Bapanas menetapkan harga jagung pakan sebesar Rp5.000 per kilogram untuk pengambilan di Gudang Bulog dan maksimal Rp5.500 per kilogram di tingkat peternak. Penyaluran dilakukan melalui koperasi atau asosiasi kepada peternak yang telah terdaftar dalam SK Menteri Pertanian.
Di pasar global, harga jagung berjangka CBOT berada di kisaran 465–477 sen per bushel pada Rabu (29/4), dengan kontrak Juli 2026 tercatat sekitar 465 sen per bushel di CME Group, sementara data lain menunjukkan harga bergerak dekat 466,29 sen per bushel. Kenaikan harga jagung domestik berpotensi menekan biaya pakan, sehingga dapat berdampak ke harga telur ayam ras dan daging ayam ras jika stabilisasi pasokan tidak berjalan efektif.
