IHSG Naik, Isu Efisiensi Fiskal Jadi Faktor
AdminNM-Newsmaker.id
Rabu, 29 April 2026 02.52
Source: Newsmaker.id
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan awal Rabu (29/4), naik 33 poin atau 0,5% ke 7.106. Penguatan ini memutus tren penurunan tujuh sesi dan menandai rebound dari posisi terendah hampir tiga pekan, seiring munculnya aksi beli di harga rendah.
Sentimen turut terbantu oleh kenaikan kontrak berjangka saham AS menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve yang dijadwalkan rilis hari ini. Pelaku pasar domestik juga cenderung menahan posisi agresif karena menunggu arah kebijakan global yang dapat memengaruhi dolar dan arus dana ke emerging market.
Dari sisi domestik, laporan menyebut pemerintah menghapus program Free Nutritious Meal pada hari Sabtu untuk menghemat sekitar Rp1 triliun per hari, yang dipandang dapat meredakan tekanan fiskal. Namun, penguatan IHSG tetap dibatasi sikap hati-hati menjelang rilis data penting pekan ini, termasuk CPI April dan data neraca perdagangan Maret.
Di sektor riil, perhatian pasar juga tertuju pada laporan bahwa lembaga logistik negara memperingatkan potensi keterbatasan pasokan minyak goreng bersubsidi, karena minimnya pasokan baru dari produsen. Isu ini berpotensi menjadi faktor risiko bagi sentimen terkait inflasi pangan dan kebijakan stabilisasi harga.
Secara sektoral, kinerja pasar mayoritas positif dengan penguatan dipimpin saham non-siklikal, industri, dan keuangan. Sejumlah saham yang menonjol antara lain Gojek Tokopedia (+5,7%), Indo Tambangraya Megah (+2,6%), Astra International (+2,1%), dan Adaro Andalan Indonesia (+1,8%).(asd)
Sumber: Newsmake.id
