BI Rate Dorong Penguatan Rupiah Hari Ini!
AdminNM-Newsmaker.id
Kamis, 11 Juni 2026 - 09.23

Source: Newsmaker.id
Newsmaker.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Kamis (11/06), menutup perdagangan Rabu (10/6) di level Rp17.940 per dolar AS, naik 1,08%. Penguatan terjadi meski mayoritas mata uang Asia justru melemah terhadap dolar, termasuk yen Jepang (-0,05%) dan yuan China (-0,07%). Rupiah menjadi pemimpin penguatan bersama peso Filipina (+0,24%) dan ringgit Malaysia (+0,05%).
Sentimen positif terhadap rupiah didorong oleh keyakinan pasar terhadap langkah Bank Indonesia (BI), yang dinilai masih membuka ruang untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut. Kebijakan pemerintah menaikkan harga Pertamax juga dipandang memperkuat posisi rupiah karena dapat memperbaiki keseimbangan eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi, kata analis Doo Financial Futures, Lukman Leong.
Momentum penguatan rupiah diperkirakan dapat berlanjut sepanjang Kamis, selama tidak muncul tekanan eksternal signifikan, terutama dari ketegangan Timur Tengah dan fluktuasi harga minyak global. Namun, Lukman memperingatkan bahwa rilis data inflasi AS dapat membatasi laju penguatan mata uang domestik.
Dari sisi fundamental, BI memproyeksikan rupiah akan mengalami tren penguatan pada 2027, dengan kisaran nilai tukar Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan lima landasan optimisme ini: meredanya ketidakpastian global, perbaikan kondisi fundamental Indonesia, imbal hasil investasi yang menarik, kebijakan ekspor SDA yang strategis, serta penguatan koordinasi BI dan Kementerian Keuangan.
Langkah-langkah ini menunjukkan koordinasi erat antara kebijakan moneter dan fiskal untuk mendorong stabilitas makroekonomi dan pertumbuhan. Bank sentral juga memastikan instrumen bauran kebijakan, mulai dari intervensi spot, transaksi forward, hingga kerja sama bilateral, terus digunakan untuk menjaga kestabilan nilai tukar.