Purbaya Dicopot, Pasar Langsung Berbalik!
AdminNM-Newsmaker.id
Selasa, 15 September 2026 - 08.50

Source: Newsmaker.id
Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan pada Senin (14/9) dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai penggantinya. Suahasil sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan dan telah lama terlibat dalam penyusunan kebijakan fiskal pemerintah, sehingga dinilai pasar sebagai figur yang cukup familiar dan berpotensi menjaga kesinambungan kebijakan APBN.
Reaksi pasar saham terlihat cukup positif setelah pengumuman tersebut. IHSG yang sebelumnya sempat anjlok lebih dari 2% hingga menyentuh sekitar 6.371 berbalik naik menjelang penutupan setelah pelantikan Suahasil. Meski akhirnya ditutup melemah tipis 0,10% di 6.534,75, pembalikan tajam tersebut menunjukkan investor memberikan respons awal yang cukup baik terhadap pergantian Menteri Keuangan.
Namun, rupiah masih menghadapi tekanan. Mata uang Indonesia ditutup di sekitar Rp17.669 per dolar AS pada Senin, melemah sekitar 0,33%. Artinya, pergantian Menteri Keuangan belum langsung menghapus tekanan eksternal dari dolar yang kuat, yield Treasury AS yang tinggi, kenaikan harga minyak, serta ekspektasi pengetatan suku bunga Federal Reserve.
Pasar menilai penunjukan Suahasil dapat menjadi sentimen positif jika ia mampu memperkuat kembali disiplin fiskal. Menkeu baru tersebut menegaskan APBN harus tetap sehat dan kredibel serta berkomitmen menjaga defisit di bawah batas 3% terhadap PDB. Latar belakangnya sebagai teknokrat dan mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal juga dinilai dapat mengurangi ketidakpastian kebijakan di mata investor.
Tantangannya tetap besar. Pemerintah menghadapi harga minyak global yang tinggi, kebutuhan subsidi energi, program belanja besar, serta ruang fiskal yang semakin terbatas. Jika defisit meningkat atau investor meragukan disiplin APBN, yield Surat Berharga Negara dapat terdorong naik, biaya utang pemerintah membesar, dan tekanan terhadap rupiah dapat kembali meningkat.
Dalam jangka pendek, pergantian Purbaya ke Suahasil cenderung diterima positif oleh pasar karena investor melihat peluang kebijakan fiskal menjadi lebih terukur dan mudah diprediksi. Namun, sentimen positif tersebut baru akan bertahan jika Suahasil mampu menjaga defisit, mengendalikan tekanan subsidi, dan mempertahankan kredibilitas APBN. Bagi IHSG, hal ini dapat mendukung saham perbankan dan big caps, sementara bagi rupiah dan obligasi pemerintah, kepercayaan investor terhadap arah fiskal akan menjadi faktor paling penting.