Rupiah Melemah, Tekanan Dolar Masih Mendominasi
AdminNM-Newsmaker.id
Senin, 22 Juni 2026 - 09.02

Source: Newsmaker.id
Newsmaker.id - Nilai tukar rupiah di pasar spot belum mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan Senin (22/6/2026). Rupiah ditutup di level Rp17.843 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,22% dibandingkan penutupan Jumat (19/6/2026) yang berada di Rp17.804 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah tekanan yang juga dialami mayoritas mata uang Asia. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan dolar AS masih menjadi faktor utama yang menekan pergerakan mata uang regional pada perdagangan hari ini.
Hingga pukul 15.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,57% terhadap dolar AS. Posisi berikutnya ditempati peso Filipina yang turut tertekan cukup dalam dengan pelemahan sebesar 0,56%.
Tekanan juga terlihat pada rupee India yang melemah 0,41%, disusul ringgit Malaysia yang terkikis 0,37%. Sementara itu, yen Jepang terkoreksi 0,30%, dolar Singapura turun 0,19%, dan dolar Taiwan ditutup melemah 0,17%.
Selain itu, yuan China tercatat turun 0,14%, sedangkan dolar Hong Kong melemah tipis 0,04% terhadap greenback. Di tengah pelemahan mayoritas mata uang Asia, baht Thailand menjadi satu-satunya mata uang yang mampu menguat terhadap dolar AS, dengan kenaikan sebesar 0,06% pada hari ini.