Mayoritas Mata Uang Asia Masih Melemah, Rupiah Ikut Terseret
AdminNM-Newsmaker.id
Selasa, 23 Juni 2026 - 05.52

Source: Newsmaker.id
Newsmaker.id - Nilai tukar rupiah di pasar spot masih bergerak melemah pada perdagangan Selasa (23/6/2026) siang. Pada pukul 12.13 WIB, rupiah berada di level Rp17.861 per dolar Amerika Serikat (AS), turun 0,10% dibandingkan posisi sehari sebelumnya di level Rp17.843 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga tertekan terhadap dolar AS. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan dolar masih menjadi salah satu faktor yang membebani mata uang regional pada perdagangan siang ini.
Di kawasan Asia, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,52% terhadap dolar AS. Posisi berikutnya ditempati peso Filipina yang melemah 0,28%, disusul rupiah yang turun 0,10%.
Selain itu, dolar Singapura juga melemah 0,07%, yuan China terkoreksi 0,04%, dan yen Jepang turun 0,03% terhadap dolar AS. Meski begitu, tidak semua mata uang Asia bergerak di zona merah pada siang ini.
Beberapa mata uang Asia masih mampu menguat terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia naik 0,20%, won Korea Selatan menguat 0,13%, dolar Taiwan naik 0,10%, rupee India menguat 0,009%, dan dolar Hong Kong naik tipis 0,005%. Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia berada di level 101,06, naik dari posisi sehari sebelumnya di 101,02.