Trending

IHSG Melemah, Defisit Transaksi Berjalan dan Harga Komoditas Jadi Beban

AdminNM-Newsmaker.id

Senin, 24 Agustus 2026 - 09.55

IHSG Melemah, Defisit Transaksi Berjalan dan Harga Komoditas Jadi Beban

Source: Newsmaker.id

IHSG melemah 0,2% atau 18 poin ke level 6.511 pada perdagangan Senin pagi, mengakhiri penguatan dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terlihat pada sektor transportasi, saham siklikal, dan teknologi seiring investor bersikap hati-hati setelah kenaikan suku bunga kumulatif 100 basis poin sejak Mei.

Sentimen eksternal turut menjadi perhatian setelah harga gandum melonjak akibat serangan terhadap infrastruktur biji-bijian di kawasan Laut Hitam yang mengganggu pasokan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan biaya pangan dan inflasi, terutama jika gangguan pasokan berlangsung lebih lama.

Dari sisi domestik, defisit transaksi berjalan Indonesia melebar ke level tertinggi, dipengaruhi menyusutnya surplus barang dan meningkatnya biaya impor energi. Dengan harga minyak yang masih tinggi, impor energi berpotensi tetap membebani neraca eksternal Indonesia, sementara perlambatan ekonomi global dapat menekan pertumbuhan ekspor.

Meski demikian, sektor ekonomi digital masih menunjukkan perkembangan positif. Bank Indonesia mencatat transaksi QRIS melonjak 82,4% pada Juli, menunjukkan adopsi pembayaran digital yang terus meningkat. Sejumlah saham justru mampu menguat, seperti Hartadinata Abadi 3,4%, Solusi Energi Digital 2,9%, Indika Energy 2,2%, dan Aneka Tambang 1,9%.

Analisis Newsmaker: IHSG masih menghadapi tekanan dari kombinasi suku bunga tinggi, defisit transaksi berjalan, dan kenaikan harga energi, sehingga ruang penguatan dalam jangka pendek cenderung terbatas. Namun, penguatan sektor komoditas dan pertumbuhan ekonomi digital dapat menjadi penopang. Investor akan mencermati pergerakan rupiah, harga minyak, serta arah kebijakan Bank Indonesia untuk menentukan momentum berikutnya.

Bagikan: