Penjualan Ritel Bangkit, Konsumsi Domestik Mulai Menguat
AdminNM-Newsmaker.id
Kamis, 10 September 2026 - 14.53

Source: Newsmaker.id
Penjualan eceran Indonesia kembali mencatat pertumbuhan pada Juli 2026 setelah mengalami kontraksi pada bulan sebelumnya. Bank Indonesia melaporkan Indeks Penjualan Riil (IPR) tumbuh 1,1% secara tahunan, membaik tajam dari kontraksi 3,0% pada Juni. Perbaikan terutama ditopang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok barang lainnya.
Untuk Agustus 2026, BI memperkirakan penjualan eceran tetap tumbuh positif sebesar 0,5% yoy. Pertumbuhan diperkirakan berasal dari penjualan suku cadang dan aksesori serta makanan, minuman, dan tembakau. Namun secara bulanan, penjualan Agustus diproyeksi turun tipis 0,1% mtm.
Kembalinya pertumbuhan penjualan ritel memberikan sinyal bahwa konsumsi domestik mulai membaik setelah normalisasi permintaan pasca-Hari Besar Keagamaan Nasional dan libur sekolah. Kondisi ini menjadi sentimen positif bagi prospek sektor konsumsi, ritel, dan sejumlah emiten yang bergantung pada daya beli masyarakat.
Pemulihan penjualan ritel menunjukkan permintaan domestik masih cukup terjaga di tengah ketidakpastian global. Jika tren ini berlanjut, konsumsi rumah tangga dapat kembali menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, kenaikan harga energi dan tekanan inflasi tetap menjadi risiko yang perlu diperhatikan terhadap daya beli masyarakat dalam beberapa bulan mendatang.