Rupiah Menguat Jelang Keputusan BI, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga
AdminNM-Newsmaker.id
Rabu, 19 Agustus 2026 - 10.16

Source: Newsmaker.id
Rupiah menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu (19/08) dan bergerak di bawah Rp17.850 per dolar. Mata uang domestik mencoba pulih setelah pada sesi sebelumnya sempat menyentuh sekitar Rp17.950, seiring investor menunggu keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia hari ini.
Pasar memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan pertamanya di bawah kepemimpinan Plt. Gubernur Destry Damayanti. Fokus utama investor tertuju pada bagaimana BI menjaga stabilitas rupiah sekaligus tetap mendukung agenda pertumbuhan ekonomi pemerintah.
Penunjukan Destry Damayanti, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI, membantu mengurangi ketidakpastian terhadap arah kebijakan bank sentral. Sentimen juga mendapat dukungan dari rancangan anggaran 2027 yang dinilai relatif konservatif sehingga memperkuat kepercayaan terhadap pengelolaan fiskal Indonesia.
Meski demikian, ruang penguatan rupiah masih terbatas karena pasar menunggu data current account kuartal kedua yang akan dirilis pekan ini. Defisit transaksi berjalan pada kuartal pertama sebelumnya melebar ke level terbesar sejak 2019 akibat melemahnya kinerja perdagangan.
Dari eksternal, Dollar Index mulai stabil setelah sebelumnya turun ke level terendah dua bulan. Investor global kini menunggu risalah pertemuan Federal Reserve Juli untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga AS, setelah serangkaian data ekonomi terbaru membuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed menurun.
Analisis Newsmaker: Rupiah saat ini mendapat dukungan dari ekspektasi kebijakan BI yang stabil dan berkurangnya ketidakpastian domestik. Jika BI mempertahankan nada yang cukup tegas terhadap stabilitas nilai tukar, rupiah berpeluang melanjutkan penguatan. Namun, data current account yang lemah atau sinyal hawkish dari The Fed dapat kembali mendorong USD/IDR naik dan meningkatkan tekanan terhadap rupiah.