Trending

Rupiah Tertahan, Dolar Masih Dominan

AdminNM-Newsmaker.id

Senin, 2 November 2026 - 14.06

Rupiah Tertahan, Dolar Masih Dominan

Source: Newsmaker.id

Rupiah diperdagangkan di sekitar Rp18.160 per dolar AS pada awal perdagangan November dan masih kesulitan kembali menembus level Rp18.000 selama dua pekan berturut-turut. Tekanan terhadap mata uang domestik masih berasal dari penguatan dolar AS menjelang rilis data tenaga kerja Amerika Serikat dan pemilu sela yang menjadi perhatian pasar global.

Dari dalam negeri, tekanan harga pangan kembali meningkat pada Oktober meskipun inflasi utama sedikit melambat dan masih berada dekat level tertinggi dalam tiga bulan. Kondisi tersebut membuat pasar tetap mencermati perkembangan inflasi karena tekanan harga dapat memengaruhi ruang kebijakan moneter Bank Indonesia.

Neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus pada September dengan hasil yang lebih kuat dari perkiraan. Namun, laju impor tetap melampaui pertumbuhan ekspor sehingga belum memberikan dukungan maksimal bagi rupiah di tengah tingginya permintaan dolar dan ketidakpastian eksternal.

Untuk menjaga stabilitas rupiah sekaligus menarik aliran modal asing, Bank Indonesia tetap menjalankan kombinasi intervensi melalui pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan Non-Deliverable Forward (NDF), serta melakukan pembelian surat berharga negara di pasar sekunder. Strategi tersebut diarahkan untuk meredam volatilitas tanpa mengganggu mekanisme pasar.

Bank Indonesia menilai tingkat suku bunga saat ini masih memadai untuk menjaga ekspektasi inflasi setelah kenaikan kumulatif sebesar 100 basis poin pada Mei dan Juni. Ke depan, arah rupiah akan dipengaruhi kombinasi pergerakan dolar AS, data tenaga kerja Amerika Serikat, inflasi domestik, dan arus modal asing, sementara BI harus tetap menyeimbangkan stabilitas nilai tukar, pengendalian inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.

Bagikan: