Reksa Dana Kompak Menguat, Investor Tetap Perlu Waspada
AdminNM-Newsmaker.id
Senin, 7 September 2026 - 21.59

Source: Newsmaker.id
Kinerja reksa dana mulai menunjukkan perbaikan pada Agustus 2026, seiring rebound pasar saham dan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko. Nilai aktiva bersih atau NAB reksa dana tercatat sebesar Rp652,88 triliun per 31 Agustus 2026, naik 0,05% secara bulanan.
Meski NAB meningkat tipis, investor reksa dana masih mencatatkan net redemption sebesar Rp8,5 triliun secara bulanan pada Agustus 2026. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan kinerja belum sepenuhnya diikuti oleh arus dana masuk yang kuat.
Berdasarkan data Infovesta per 31 Agustus 2026, empat jenis reksa dana mencatatkan penguatan secara bulanan. Reksa dana saham menjadi yang paling tinggi dengan kenaikan return 3,60% secara bulanan, meski secara year to date masih terkoreksi 11,60%.
Reksa dana campuran turut mencatat kinerja positif sebesar 2,71% secara bulanan, tetapi masih melemah 4,88% sejak awal tahun. Sementara itu, reksa dana pendapatan tetap naik 1,44% secara bulanan dan tumbuh tipis 0,07% secara year to date.
Adapun reksa dana pasar uang mencatat kenaikan 0,44% secara bulanan pada Agustus 2026. Secara year to date, reksa dana pasar uang masih membukukan kinerja positif sebesar 2,73%, sejalan dengan karakteristiknya yang lebih stabil dibandingkan jenis reksa dana lain.
Ke depan, strategi investasi dinilai perlu tetap selektif karena volatilitas pasar masih berpotensi meningkat. Analisa Newsmaker melihat reksa dana saham dan campuran berpeluang menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang, terutama jika pasar saham melanjutkan pemulihan. Namun, investor tetap perlu menjaga diversifikasi, melakukan akumulasi bertahap, dan mencermati risiko dari inflasi AS, arah suku bunga The Fed, penguatan dolar AS, yield global, serta arus modal asing.