Trending

Ekspor UMKM Meledak! Transaksi Program UMKM Bisa Ekspor Tembus Rp6,21 Triliun

AdminNM-Newsmaker.id

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15.32

Ekspor UMKM Meledak! Transaksi Program UMKM Bisa Ekspor Tembus Rp6,21 Triliun

Source: Newsmaker.id

Newsmaker.id - Program UMKM Bisa Ekspor mencatatkan kinerja positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat nilai transaksi ekspor dari program tersebut telah mencapai US$347 juta atau sekitar Rp6,21 triliun, dengan asumsi kurs Rp17.900 per dolar AS. Capaian tersebut melonjak dibandingkan total transaksi sepanjang 2025 yang hanya mencapai US$134,8 juta.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan peningkatan transaksi tersebut menunjukkan semakin terbukanya akses pasar global bagi pelaku UMKM Indonesia. Kemendag saat ini memiliki 46 perwakilan perdagangan yang terdiri atas atase perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di 33 negara. Jaringan tersebut dimanfaatkan untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli dari berbagai pasar internasional.

Menariknya, sebagian besar peserta program UMKM Bisa Ekspor merupakan pelaku usaha yang sebelumnya belum pernah melakukan ekspor. Kondisi ini menunjukkan bahwa program tersebut tidak hanya meningkatkan nilai transaksi, tetapi juga memperluas basis eksportir Indonesia dengan mendorong pelaku usaha kecil masuk ke pasar global.

Selain ekspor, Kemendag juga mendorong UMKM memperluas pasar domestik melalui ritel modern. Salah satunya dilakukan melalui fasilitas sertifikasi barcode bekerja sama dengan GS1 Indonesia untuk produk pangan kemasan dan perawatan kecantikan. Pada tahap awal, sebanyak 50 UMKM telah melalui proses kurasi untuk mendapatkan fasilitas tersebut.

Dari sisi perdagangan internasional, perhatian berikutnya tertuju pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober di ICE BSD. Hingga saat ini, sebanyak 5.400 pembeli asing telah mengonfirmasi kehadiran. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah menjelang pelaksanaan pameran. Pada TEI 2025, tercatat 8.045 buyer hadir dengan nilai transaksi mencapai US$22,8 miliar, sedangkan tahun ini pemerintah menargetkan transaksi sebesar US$17,5 miliar.

Analisis Newsmaker: Lonjakan transaksi UMKM Bisa Ekspor menunjukkan bahwa perluasan akses pasar menjadi salah satu kunci peningkatan kapasitas ekspor nasional. Namun, tantangan berikutnya bukan hanya mendapatkan buyer, melainkan memastikan UMKM mampu memenuhi standar kualitas, kontinuitas pasokan, sertifikasi, serta kapasitas produksi untuk menjaga hubungan dagang dalam jangka panjang. Jika dukungan promosi, sertifikasi, dan akses pasar dapat berjalan konsisten, pertumbuhan eksportir baru dari sektor UMKM berpotensi menjadi sumber diversifikasi ekspor Indonesia sekaligus memperkuat peran sektor usaha kecil dalam perdagangan global.

Bagikan: