Kuota ORI030 Naik Jadi Rp30 Triliun, Begini Caranya Registrasinya!
AdminNM-Newsmaker.id
Senin, 20 Juli 2026 - 08.00

Source: Newsmaker.id
Newsmaker.id - Pemerintah kembali menambah kuota Surat Berharga Negara ritel jenis Obligasi Negara Ritel seri ORI030 karena tingginya permintaan investor. Instrumen ini semakin diminati karena dapat dibeli mulai dari Rp1 juta dan menawarkan imbal hasil tetap.
Melansir data salah satu mitra distribusi ORI030, PT Bibit Tumbuh Bersama atau Bibit, total kuota ORI030 telah ditambah dua kali. Kuota awal sebesar Rp20 triliun dinaikkan menjadi Rp25 triliun pada Kamis, 16 Juli 2026, lalu kembali ditambah menjadi Rp30 triliun pada Jumat, 17 Juli 2026.
Kuota terbaru tersebut terdiri atas ORI030T3 sebesar Rp25 triliun dan ORI030T6 sebesar Rp5 triliun. Meski total kuota telah bertambah Rp10 triliun dari target awal, laju pemesanan masih tetap tinggi hingga mendekati akhir pekan kedua masa penawaran.
Berdasarkan data Bibit per 17 Juli 2026 pukul 19.30 WIB, ORI030T3 dengan tenor tiga tahun menyisakan kuota 10,2% atau sekitar Rp2,557 triliun dari total kuota Rp25 triliun. Sementara itu, ORI030T6 dengan tenor enam tahun menyisakan kuota 26,3% atau sekitar Rp1,315 triliun dari total kuota Rp5 triliun.
Dengan demikian, total kuota ORI030 yang masih tersedia mencapai sekitar Rp3,872 triliun. Artinya, pemesanan ORI030 telah mencapai sekitar Rp26,13 triliun atau 87,1% dari total kuota nasional sebesar Rp30 triliun. Kondisi ini menunjukkan minat investor ritel terhadap SBN ritel masih sangat kuat.
Plt. Direktur Surat Utang Negara, Novi Puspita Wardani, menyampaikan bahwa pemerintah mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap ORI030. Menurutnya, minat tersebut mencerminkan kepercayaan investor ritel terhadap instrumen SBN ritel sekaligus terhadap prospek perekonomian Indonesia.
Masa penawaran ORI030 berlangsung pada 6 Juli hingga 30 Juli 2026. Pemerintah memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan kuota selama masa penawaran dengan mempertimbangkan perkembangan permintaan investor ritel. Namun, penyesuaian tetap memperhatikan kebutuhan pembiayaan APBN hingga akhir tahun dan kondisi pasar keuangan agar biaya utang tetap efisien.
Untuk berinvestasi di ORI030, calon investor hanya membutuhkan modal minimal Rp1 juta. Berikut tahapan pembelian ORI030:
Registrasi
Calon investor melakukan pendaftaran melalui sistem elektronik mitra distribusi resmi. Data yang perlu disiapkan antara lain data diri, nomor Single Investor Identification atau SID, nomor Rekening Dana, dan nomor Rekening Surat Berharga. Jika belum memiliki data tersebut, calon investor dapat meminta bantuan mitra distribusi.Pemesanan
Setelah registrasi berhasil, investor dapat melakukan pemesanan ORI030 selama masa penawaran berlangsung. Sebelum memesan, investor perlu membaca ketentuan dalam memorandum informasi agar memahami karakteristik, tenor, kupon, dan risiko instrumen tersebut.Pembayaran
Setelah pesanan diverifikasi, investor akan menerima kode pembayaran atau billing code melalui email, SMS, atau kanal lain sesuai kebijakan mitra distribusi. Kode tersebut digunakan untuk menyetor dana investasi melalui bank persepsi, ATM, internet banking, mobile banking, pos, atau lembaga persepsi lainnya dalam batas waktu yang ditentukan.Konfirmasi
Setelah pembayaran selesai, investor akan menerima Nomor Transaksi Penerimaan Negara atau NTPN serta notifikasi completed order. Alokasi ORI030 akan diterima pada tanggal setelmen atau penerbitan. Setelah setelmen, investor juga dapat meminta bukti konfirmasi kepemilikan kepada mitra distribusi.
Pembelian ORI030 dapat dilakukan melalui berbagai mitra distribusi resmi, mulai dari bank seperti BCA, Mandiri, BNI, BRI, BTN, BSI, CIMB Niaga, Danamon, OCBC, DBS, hingga platform dan sekuritas seperti Mandiri Sekuritas, BRI Danareksa, Trimegah Sekuritas, Bareksa, Tanamduit, Bibit, dan lainnya.