Trending

Rupiah Menguat, BI Fokus Jaga Stabilitas

AdminNM-Newsmake.id

Kamis, 23 Juli 2026 - 12.25

Rupiah Menguat, BI Fokus Jaga Stabilitas

Source: Newsmake.id

Rupiah menguat ke sekitar Rp17.890 per dolar AS pada perdagangan Kamis (23/07), mencatat kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut. Penguatan ini terjadi saat dolar AS melemah karena pasar memperkirakan The Fed berpeluang menahan suku bunga pekan depan setelah data ekonomi AS melemah.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia mengejutkan pasar dengan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%. BI memilih fokus pada langkah stabilisasi rupiah tanpa menambah beban biaya pinjaman, setelah sebelumnya menaikkan suku bunga total 100 basis poin pada Mei dan Juni.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan langkah seperti hedging valuta asing yang lebih murah dan peningkatan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan dapat membantu menarik aliran modal asing. Strategi ini dinilai lebih efektif untuk menjaga rupiah tanpa harus kembali menaikkan suku bunga.

Sentimen positif juga datang dari pemerintah yang membuka peluang pemangkasan belanja pertahanan untuk memperkuat kesehatan fiskal. Langkah ini dapat membantu menjaga kepercayaan investor terhadap stabilitas anggaran Indonesia.

Namun, ruang penguatan rupiah masih dibatasi oleh kenaikan harga minyak. Sebagai negara net importir minyak, Indonesia berisiko menghadapi tekanan inflasi dan beban impor yang lebih besar jika harga energi terus naik. BI juga memperingatkan bahwa El Niño dapat menekan harga pangan setelah inflasi Juni naik ke 3,34%.

Dampaknya ke market, rupiah masih berpeluang menguat terbatas jika dolar AS melemah dan arus modal asing kembali masuk. Namun, kenaikan minyak dan risiko inflasi pangan tetap menjadi hambatan utama. Jika tekanan energi meningkat, BI kemungkinan tetap agresif menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi dan kebijakan pendukung valas.

Bagikan: