Minyak Menguat, Ini yanag Dilakukan akan Purbaya!
AdminNM-Newsmaker.id
Jumat, 24 Juli 2026 - 15.02

Source: Newsmaker.id
Newsmaker.id - Harga minyak dunia kembali bergerak naik pada perdagangan Jumat, 24 Juli 2026. Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kenaikan harga energi tersebut belum membahayakan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.
Pada pukul 07.16 WIB, harga minyak West Texas Intermediate atau WTI untuk pengiriman September 2026 di New York Mercantile Exchange berada di level US$92,44 per barel. Harga tersebut naik 0,27% dari posisi sehari sebelumnya di level US$92,19 per barel.
Purbaya menjelaskan, kenaikan harga minyak membuat ruang fiskal pemerintah menjadi lebih terbatas. Sebelumnya, ketika harga minyak turun, pemerintah melihat adanya peluang untuk menambah belanja, baik kepada kementerian dan lembaga maupun pemerintah daerah. Namun, ketika harga minyak kembali naik, ruang tambahan belanja tersebut ikut menyempit.
Menurut Purbaya, perubahan harga minyak lebih berdampak pada fleksibilitas pemerintah dalam menambah alokasi belanja baru, bukan pada keberlanjutan fiskal secara keseluruhan. Karena itu, ia menegaskan APBN masih berada dalam kondisi aman meskipun harga minyak kembali menguat.
Purbaya juga memastikan kenaikan harga minyak tidak mengganggu pelaksanaan paket stimulus ekonomi pada semester II-2026. Pemerintah disebut telah menyusun stimulus tersebut dengan asumsi harga minyak yang relatif tinggi, yakni sekitar US$100 per barel. Dengan demikian, dampaknya tidak terlalu signifikan, meski ruang untuk menambah anggaran bagi kementerian, lembaga, maupun daerah menjadi tidak seleluasa sebelumnya.