Trending

Rupiah Kembali Tertekan Mendekati Rp18.000

AdminNM-Newsmaker.id

Jumat, 17 Juli 2026 - 08.57

Rupiah Kembali Tertekan Mendekati Rp18.000

Source: Newsmaker.id

Newsmaker.id - Nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026. Kurs USD/IDR dibuka di sekitar Rp17.980 per dolar AS dan bergerak dalam rentang Rp17.959 hingga Rp18.004. Rupiah berada di sekitar Rp17.978 atau melemah tipis dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.955,6 per dolar AS.

Pergerakan rupiah masih dibayangi sikap hati-hati investor terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Penguatan dolar AS setelah data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan kondisi ekonomi yang masih kuat membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, kembali menghadapi tekanan.

Tekanan tambahan datang dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia. Sebagai negara pengimpor minyak, kenaikan harga energi dapat meningkatkan kebutuhan dolar untuk membayar impor sehingga berpotensi menekan nilai tukar rupiah. Rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah dalam rentang Rp17.986 hingga Rp18.030 per dolar AS.

Meski demikian, rupiah masih mendapat dukungan dari kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Kurs referensi JISDOR pada Kamis, 16 Juli 2026 tercatat menguat menjadi Rp18.041 per dolar AS, dibandingkan Rp18.064 pada perdagangan sebelumnya.

Dampak terhadap Pasar : 

Pelemahan rupiah berpotensi meningkatkan biaya impor bahan baku, energi, dan barang elektronik karena transaksi tersebut menggunakan dolar AS. Kondisi ini dapat menambah tekanan inflasi serta menekan margin perusahaan yang bergantung pada produk impor.

Namun, eksportir berbasis dolar, seperti perusahaan komoditas, berpotensi memperoleh keuntungan dari konversi pendapatan dolar ke rupiah yang lebih tinggi. Di pasar saham, rupiah yang melemah dapat membuat investor asing lebih berhati-hati, terutama apabila kurs kembali menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.(CP)

Bagikan: