Rupiah Dekati Rp18.100, Risiko The Fed dan BI Tekan Pasar
AdminNM-Newsmaker.id
Selasa, 28 Juli 2026 - 12.03

Source: Newsmaker.id
Nilai tukar rupiah melemah mendekati Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan Selasa (28/07). Pelemahan terjadi untuk hari kedua berturut-turut ketika dolar tetap kuat menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.
Sentimen dalam negeri ikut terganggu setelah Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengundurkan diri. Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti ditunjuk sebagai pelaksana tugas hingga pengganti tetap ditentukan.
Perubahan kepemimpinan terjadi saat pasar Indonesia menghadapi tekanan fiskal, keraguan terhadap agenda pemerintah, dan menurunnya kepercayaan investor asing. Kekhawatiran mengenai independensi Bank Indonesia juga masih membayangi pasar.
Investor kini menantikan lelang surat berharga untuk melihat langkah bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah. Hasil lelang dapat menjadi sinyal mengenai besarnya dukungan terhadap pasar keuangan domestik.
Pada pekan lalu, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%. Keputusan tersebut mengejutkan pasar yang sebelumnya memperkirakan kenaikan lanjutan setelah pengetatan sebesar 100 basis poin sejak Mei.
Rupiah telah melemah hampir 8% sepanjang tahun dan menjadi salah satu mata uang terlemah di Asia. Selama dolar tetap kuat dan ketidakpastian kepemimpinan BI belum mereda, rupiah berpotensi kembali menghadapi tekanan.