Rupiah Menguat, Keputusan BI Jadi Fokus
AdminNM-Newsmaker.id
Rabu, 22 Juli 2026 - 12.01
.jpg)
Source: Newsmaker.id
Rupiah melanjutkan penguatan untuk hari kedua pada perdagangan Rabu (22/07), bergerak di sekitar Rp17.900 per dolar AS. Penguatan ini terjadi meski dolar AS secara global masih cukup kuat.
Pasar kini menanti keputusan kebijakan Bank Indonesia. BI diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 6,0% setelah sebelumnya melakukan pengetatan kumulatif 100 basis poin pada Mei hingga Juni untuk menjaga stabilitas rupiah.
Dari sisi fiskal, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menegaskan bahwa ketahanan fiskal Indonesia masih terjaga. Ia menyoroti prospek sovereign yang stabil serta defisit anggaran yang masih terkendali.
Pemerintah juga meningkatkan upaya pengendalian inflasi setelah inflasi Juni berada di batas atas target BI sebesar 1,5%–3,5%. Salah satu fokus utama pemerintah adalah stabilisasi harga pangan agar tekanan inflasi tidak semakin meluas.
Namun, penguatan rupiah masih dibatasi oleh kenaikan harga minyak mentah. Sebagai negara net importir minyak, Indonesia berisiko menghadapi tekanan anggaran jika harga energi terus naik. Sentimen investor juga masih rapuh, terutama setelah Indonesia turun ke posisi terbawah ASEAN-6 dalam World Competitiveness Ranking 2026 dan mencatat arus keluar modal asing yang besar sejak awal tahun.