Trending

Stok Beras Tembus 25 Juta Ton, Aman hingga Agustus 2027

AdminNM-Newsmaker.id

Senin, 26 Oktober 2026 - 16.25

Stok Beras Tembus 25 Juta Ton, Aman hingga Agustus 2027

Source: Newsmaker.id

Newsmaker.id — Pemerintah memastikan ketersediaan pangan strategis nasional, khususnya beras, berada dalam kondisi aman hingga pergantian tahun dan pertengahan 2027. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyebut cadangan beras nasional saat ini mencapai sekitar 24,5 juta ton atau mendekati 25 juta ton, yang disebut sebagai level tertinggi sepanjang sejarah.

Cadangan tersebut terdiri dari beras yang masih berada dalam standing crop atau tanaman yang sedang tumbuh sekitar 10 juta ton, persediaan pada sektor Horeka serta rumah tangga sekitar 10 juta ton, dan cadangan beras pemerintah (CBP) di Bulog sebesar 4,5 juta ton. Besarnya persediaan tersebut memberikan ruang yang cukup bagi pemerintah untuk menjaga pasokan beras di tengah kebutuhan pangan masyarakat.

Dengan kebutuhan beras nasional yang berada di kisaran 2,5 juta ton per bulan, total cadangan sekitar 25 juta ton secara matematis setara dengan kebutuhan selama kurang lebih 10 bulan. Pemerintah pun memperkirakan ketersediaan beras nasional masih aman hingga sekitar Juli-Agustus 2027, dengan catatan kondisi produksi dan distribusi tetap berjalan sesuai rencana.

Ketahanan stok tersebut menjadi semakin penting karena Indonesia menghadapi potensi tantangan cuaca ekstrem, termasuk ancaman El Nino yang dapat mengganggu produksi pertanian. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Kementerian Pertanian telah menyiapkan sejumlah langkah seperti pompanisasi, optimalisasi lahan, perbaikan jaringan irigasi di sentra produksi, serta penggunaan varietas benih yang lebih tahan terhadap kondisi kekeringan.=

Kondisi cadangan yang tinggi memberikan bantalan bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan ketika terjadi gangguan produksi. Namun, keberlanjutan ketahanan pangan tetap bergantung pada kemampuan menjaga produksi, distribusi, serta mengantisipasi perubahan cuaca. Dengan cadangan yang saat ini berada pada level tinggi dan berbagai langkah mitigasi yang telah disiapkan, risiko kekurangan pasokan beras dalam jangka pendek relatif lebih terkendali, sementara pemerintah masih memiliki ruang untuk menghadapi potensi tekanan produksi akibat El Nino. (srh) 

Bagikan: