Trending

Rupiah Tembus Rp18.100, Tekanan Minyak dan Inflasi Meningkat

AdminNM-Newsmaker.id

Senin, 26 Oktober 2026 - 13.40

Rupiah Tembus Rp18.100, Tekanan Minyak dan Inflasi Meningkat

Source: Newsmaker.id

Rupiah melemah menembus Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan Senin, mencatat penurunan selama empat sesi berturut-turut dan menyentuh level terendah sejak akhir Juli. Pelemahan terjadi meski indeks dolar AS kembali mengalami penurunan di pasar global.

Salah satu tekanan utama berasal dari harga minyak yang bertahan di atas US$100 per barel. Sebagai negara net importir minyak, kenaikan harga energi berpotensi meningkatkan tekanan terhadap fiskal Indonesia sekaligus memperbesar kebutuhan dolar untuk pembayaran impor.

Risiko inflasi domestik juga menjadi perhatian setelah kenaikan harga pangan yang dikaitkan dengan fenomena El Niño. Kombinasi kenaikan biaya energi dan pangan dapat meningkatkan tekanan harga sekaligus membatasi ruang kebijakan ekonomi dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

Di sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuannya, tetapi menaikkan suku bunga deposit facility dan memangkas rasio giro wajib minimum (GWM). Langkah tersebut ditujukan untuk menyesuaikan tingkat suku bunga dengan operasi moneter setelah pemerintah menempatkan dana di sejumlah bank komersial.

Pergerakan rupiah selanjutnya akan sangat dipengaruhi keputusan The Fed pada pekan ini. Arah kebijakan bank sentral AS dapat menentukan pergerakan dolar dan arus modal global. Di tengah harga minyak yang tinggi serta risiko inflasi domestik, rupiah masih menghadapi tekanan meskipun dolar AS secara global mulai kehilangan momentum.

Bagikan: