Rupiah Kembali Tertekan! Tembus Rp17.966, Asia Ikut Jadi Sorotan
AdminNM-Newsmaker.id
Kamis, 1 Oktober 2026 - 21.48

Source: Newsmaker.id
Newsmaker.id - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Kamis (1/10/2026), seiring dengan tekanan yang juga melanda mayoritas mata uang Asia. Rupiah spot ditutup di level Rp17.966 per dolar AS, melemah 0,40% atau 72 poin dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.894 per dolar AS.
Tekanan rupiah terlihat cukup konsisten sepanjang perdagangan. Pelemahan juga terjadi pada sebagian besar mata uang kawasan, dengan yen Jepang menjadi yang tertekan paling dalam, yakni turun 0,60%. Dolar Taiwan menyusul dengan koreksi 0,49%, sedangkan rupee India dan baht Thailand masing-masing melemah 0,36% dan 0,35%.
Won Korea Selatan juga turun 0,033%, diikuti dolar Singapura yang terkoreksi 0,24% dan peso Filipina sebesar 0,23%. Ringgit Malaysia turut melemah 0,13%. Di tengah tekanan tersebut, dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia dalam daftar yang masih mencatat penguatan terhadap dolar AS.
Analisis Newsmaker: Pola pelemahan yang terjadi secara bersamaan di sebagian besar mata uang Asia menunjukkan tekanan terhadap rupiah tidak berdiri sendiri. Pergerakan ini mencerminkan sensitivitas mata uang kawasan terhadap perubahan sentimen pasar global dan arah dolar AS. Bagi rupiah, level Rp18.000 kembali menjadi area psikologis yang perlu diperhatikan pasar.
Ke depan, pergerakan rupiah akan sangat bergantung pada perubahan sentimen global serta kekuatan dolar AS. Jika tekanan terhadap mata uang Asia berlanjut, ruang pergerakan rupiah masih berpotensi volatil. Sebaliknya, meredanya tekanan eksternal dapat membuka ruang bagi rupiah untuk kembali stabil di bawah level Rp18.000 per dolar AS.